Outbound Training

Kemampuan Sumber Daya Manusia yang meliputi tiga unsur yaitu : Pengetahuan (knowledge), Keterampilan (skill), dan Sikap (attitude) harus selalu ditingkatkan. Untuk memenuhi Sumber Daya Manusia yang berkualitas, tidak saja mengedepankan pengetahuan dan keterampilan, melainkan juga pola sikap dan prilaku. Tentunya suatu sikap dan prilaku tidak akan datang begitu saja. Untuk itu diperlukan adanya sebentuk aktifitas untuk pengembangan kemampuan sikap dan prilaku yang mampu secara efektif mensosialisasikan nilai-nilai yang ada dalam perusahaan atau institusi.

Stimulasi untuk mempercepat perubahan paradigma sikap, prilaku, disiplin dan etika kerja serta kepribadian melalui kegiatan pelatihan alam terbuka akan memberikan kemampuan adaptasi pada situasi dan kondisi serta pola yang dikehendaki dengan lebih cepat. Metode Experiential Learning dipercaya dan telah dikaji sebagai sebuah metode yang paling efektif dalam mengakomodasi kebutuhan tuntutan terhadap hasil suatu pelatihan.

Melalui metode “Experiental Learning” dengan alam terbuka sebagai media pelatihan, maka orang akan tampil begitu spontan, tanpa basa-basi. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan, Peserta langsung merasakan sukses atau gagal di dalam pelaksanaan sebuah tugas. Kalau terjadi kesuksesan peserta segera tahu perilaku apa yang membuat mereka (tim kerja) sukses, sebaliknya kalau tim kerja gagal dalam melaksanakan sebuah tugas, peserta langsung mengetahui perilaku mana yang menjadi penyebab kegagalan itu.

 

TUJUAN KEGIATAN

  1. Memiliki sikap positif sehingga mampu menghilangkan personal block maupun interpersonal block dalam berhubungan dengan rekan sekerja
  2. Dalam pekerjaan sehari-hari, diharapkan dapat menciptakan suasana akrab, sikap kerjasama dan tenggang rasa.
  3. Meningkatkan sportifitas yang tinggi dengan harapan akan diterapkan juga di dalam suasana kerja sehari-hari.
  4. Mempersiapkan peserta untuk menerapkan asas-asas kerjasama kelompok dan budaya baru (encounter culture) dalam unit organisasi masing-masing.
  5. Mengetahui faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dan dievaluasi dalam pembentukan Tim yang solid, pemilihan personil dan mengatasi hambatan yang biasanya terjadi dalam Tim
  6. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dan menimbulkan rasa kebersamaan dan kepercayaan sehingga terjalin sinergi
  7. Meningkatkan ketrampilan interpersonal tentang berbagai isu yang berkembang di perusahaan dan memberikan umpan balik (feed back) positif untuk meningkatkan produktifitas kerja.

 

MANFAAT
Permainan dan simulasi yang diarahkan pada pemberian pengalaman-pengalaman yang berguna dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari seperti:

  1. Terbentuknya tim kerja yang tangguh dan solid dalam perusahaan guna peningkatan kinerja dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan.
  2. Mampu menumbuhkan sikap saling tenggang rasa (empaty) yang dalam.
  3. Menambah rasa percaya diri dalam melaksanakan tugas yang diberikan.
  4. Memahami peran & fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam pekerjaan.
  5. Menjadikan individu dalam perusahaan lebih siap terhadap perubahan dan perkembangan dunia usaha.
  6. Mengenali karakterisik kepribadian diri sendiri dalam berinteraksi pada konteks Tim.
  7. Dapat menyelesaikan tugas bersama, bekerja sebagai sebuah tim dan saling mengembangkan individu-individu dalam Tim.

 

ALUR KEGIATAN
Adapun materi-materi yang akan disajikan pada masing-masing program kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1.    Ice Breaking
Pada sesi ini, peserta diharapkan dapat saling mengenal satu sama lainya secara efektif dapat menghilangkan hambatan serta Personal Block dan Interpersonal Block dalam menumbuhkan kedekatan dan rasa saling percaya.
2.    Building Trust
Melalui sesi ini, peserta dilatih untuk mengembangkan keberanian, keyakinan, dan kepasrahan total serta membangun kepercayaan terhadap tanggung jawab yang dibebankan. Selain itu juga bisa mengbangkitkan sikap yakin dan percaya pada kemampuan diri. Sehingga segi Self-Respect meningkat pula.
3.    Communication
Membina hubungan antara sesama rekan kerja yang dapat diperoleh secara efektif dengan cara berkomunikasi secara efektif. Melalui materi ini peseta dilatih untuk dapat mengungkapkan gagasannya dan bisa juga menerima gagasan dari luar.
4.    Team Building
Pada sesi ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam menjalankan aktifitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan pelaksanaan kegiatan di mana hal ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan kerjasama tim yang sinergis dan sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing.
5.    Competition Games
Pada sesi ini diharapkan peserta dapat memberikan kontribusi kepada kelompoknya     dalam menghadapi sebuah tantangan dimana pada sesi ini peserta mendapatkan     simulasi tentang bagaimana menghadapi suatu ajang kompetisi yang sportif.\
6.    Personal Challenge
Pada sesi ini di harapkan peserta mempunyai kemampuan dalam pengelolaan diri,  tidak kehilangan kontrol emosi dalam menghadapi tantangan, tidak menarik diri bila menghadapi kesulitan dan tantangan serta tegar dalam menghadapi situasi panik

SUSUNAN PROGRAM
Berdasarkan metode pelatihan diatas, program pelatihan ini kami susun secara bertahap meliputi:

  1. Perkenalan & Peregangan (stretching)
  2. Ice breaking
  3. Penjelasan Program
  4. Perencanaan (Planning)
  5. Pelaksanaan kegiatan (Action)
  6. Refleksi (Reflection) & Evaluasi (Evaluation)
  7. Pelaporan (Reporting)

AKTIVITAS
Outdoor:

  1. Pada pelatihan ini setiap games satu dan yang lainnya berkaitan yang semuanya terstruktur.
  2. Skenario program yang tersusun.
  3. Aturan main, sangsi dan penghargaan.
  4. Penghitungan prestasi (scoring).

Indoor:

  1. Ceramah
  2. Diskusi

 

PERSIAPAN PESERTA

Persiapan peserta sebelum melakukan aktifitas ini meliputi:

  • Fisik:

Sebaiknya senam peregangan sebelum melakukan aktifitas karena sering kali otot yang kita gunakan selama kegiatan ini berbeda dengan keseharian kita

  • Mental:

Untuk mental perlu adanya komitmen yang kuat untuk mengikuti kegiatan ini sampai selesai karena kegiatan yang dirancang khusus ini bisa saja sangat tidak berarti apabila hanya diikuti sebagian saja

  • Perlengkapan pribadi:

Berupa celana panjang lapangan atau celana panjang olah raga, T-shirt beserta pakaian ganti, topi/bandana, sepatu kets atau sepatu jogging dan obat-obatan pribadi.

BIAYA KEGIATAN
Biaya yang akan timbul atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini berdasarkan pada :
1.    Durasi Waktu (idealnya pelatihan ini memakan waktu 3 hari 2 malam)
2.    Jumlah Peserta (minimal 20 orang)
3.    Letak lokasi kegiatan
4.    Desain Program
5.    Dan hal-hal lain yang ditentukan kemudian

Meskipun demikian kami tidak menutup kemungkinan untuk mengarrange dan memenuhi semua kebutuhan peserta secara Taylor-made costing (Base on Request)
1.    Instruktur & Fasilitator
Para trainer yang berkompetensi dalam bidang pelatihan baik indoor maupun outdoor dan telah berpengalaman.
2.    Psikolog
Para psikolog yang berkompetensi dalam bidang pelatihan baik indoor maupun outdoor dan telah berpengalaman dalam bidangnya.
3.    Logistic Training Support
Tim yang menyiapkan segala macam peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan  selama pelatihan. Serta tim High Ropes Course yang mempunyai pengalaman serta dengan peralatan dan perlengkapan standart International.
4.    Dokter & tenaga medis (Paramedics)
Tersedianya dokter dan tenaga medis yang berpengalaman dalam setiap kegiatan     pelatihan

KEAMANAN DALAM PELATIHAN
Bagi Gaia Indonesia, safety adalah melaksanakan seluruh tindakan-tindakan penting untuk menjaga suasana kegiatan agar aman bagi peserta untuk bermain dan belajar. Terdapat dua hal penting mengenai safety :
1.    Physical safety
Kegiatan dengan media alam terbuka memiliki resiko keselamatan pada peserta, dan  kami pihak penyelenggara selalu mengutamakan keselamatan peserta dalam setiap setting aktifitas kegiatan dengan menggunakan peralatan yang telah teruji secara internasional dan dipasang oleh orang-orang yang telah berpengalaman. Namun demikian masih terdapat resiko yang uncontrolable, seperti kurang kehati-hatian peserta sendiri, karena itu juga diperlukan kerjasama dengan peserta dalam memperkecil resiko terjadinya situasi yang tidak diinginkan.

2.     Psychological safety,
Dalam hal ini, kami menyusun dan mendorong disepakatinya aturan main untuk tidak menimbulkan sakit hati peserta yang disebabkan oleh tindakan atau perkataan dari sesama peserta maupun fasilitator. Dengan suasana aman seperti itu, dimana tidak ada satupun orang yang takut salah, takut dicemooh, takut dikomentari, maka suasana kegiatan menjadi kondusif untuk seluruh peserta.

source: Gaia

OUTBOND TRAINING PROGRAM & GATHERING, Outbound Training, MANFAAT, TUJUAN Outbound, Outbound yogyakarta, layanan Outbound yogyakarta, jasa Outbound yogyakarta,

Homestay & Camping Ground

Nah itu semua manfaat dari outbound yang kita tawarkan kepada Anda, selain itu kami beritahukan bahwa lokasi Nabz Outbound berapa di lereng selatan Gunung Merapi.
Jika Anda ingin tantangan mencoba sejuknya angin malam kota Jogja dan melihat sunrise di lereng gunung Merapi, kami sediakan Penginapan (Homestay) yang satu lokasi dengan tempat outbound.

Atau Anda berniat berpetualang, kami sediakan juga Camping Ground untuk bisa Anda hadapi tantangan-tantangannya. Hubungi kami di nomor 085228047762 untuk mendapatkan layanan dan penawaran harga dari kami.