Payudara Vina Panduwinata bikin Marissa Haque Murka

Payudara Vina Panduwinata bikin Marissa Haque Murka

BATAL jadi Gubernur Banten dan Walikota Tangerang Selatan, tak membuat Marissa Haque sepi pemberitaan. Mantan artis film, anggota DPR RI, dan walikota Banten ini kini jadi perbincangan di media online, khususnya twitter, lantaran secara terbuka menyerang rekan-rekannya sesama artis 80-90an, yakni Christine Panjaitan, Vina Panduwinata dan Memes, isteri Adie MS.
Semuanya menjadi obyek kecemburuan karena dianggap menggoda suaminya tercinta, Ikang fawzi, dan mengganggu rumah tangga mereka yang sudah berusia 25 tahun.
Dalam blog pribadinya, Marissa Haque menuding artis senior Vina Panduwinata sebagai penggoda suaminya. Dia juga mengecam gaya berpakaian Vina dan Memes yang kerap memperlihatkan auratnya di depan umum, “sedang sangat getol ’sedekah aurat/payudara’ kepada para lelaki siapapun yang berada diselitar mereka,” tulisnya.
Kecemburuan Marissa bermula atas acara nostalgia di teve, Odyssey, dimana dia tidak diundang, dan Mama Ina, panggilan Vina Panduwinata kini,  menyandarkan payudaranya ke dada Ikang.
”Sejujurnya saya tidak ikhlas suamiku Ikang Fawzi terangsang secara seksual dengan payudara Vina Panduwinata maupun payudara Memes Addie MS. Saya menyatakan KEBERATAN! “ tulis Marissa dalam blog pribadi dengan judul Kenapa Saya Terluka Payudara Vina Panduwinata Menempel di Dasa Suamiku Ikang Fawzi: Marissa Haque.
Tak cuma di situ, Marissa Haque, membuka kenangan 25 tahun silam, saat mereka sama-sama melakukan perjalanan ke Jerman, sebagai artis penyanyi penerima BASF Award.  Saat itu Marissa mencemburui Vina lantaran Vina “sangat rajin menjamah seluruh bagian badan Ikang Fauzi, suamiku,” tulisnya.
Marissa mengaku saat itu dia mendiamkan kejadian itu, karena mengganggap Vina belum tahu bahwa dia dan Ikang sudah sudah menikah siri.
Ada pun nama Christine Panjaitan dibawa-bawa sebab sebelum menikah dengannya, penyanyi lagu-lagu sendu orbitan Rinto Harahap itu merupakan pacar Ikang Fauzi .
“Saya hanya berharap Vina Panduwinata segera insyaf, karena usia dia sudah diatas 50 tahun dan sudah bau tanah!  Dan semoga tidak ada lagi Ikang Fawzi-ikang fawzi lainnya yang menjadi ‘korban’ Vina Panduwinata, sehingga menelurkan protes keras dari para istri yang merasa terganggu. Yang menyalurkan protesnya melalui blogpribadi atau sms seperti saya, “ tulisnya.
MENGAPA BARU SEKARANG?

Ketika dikonfirmasi reporter kapanlagi.com, Marissa tak menampik blog itu. Tapi dia menuduh orang-orang Airin Rachmi Diany – lawan politiknya dalam pemilihan walikota  Tangerang Selatan, sesama kader PPP,  yang menyebar-luaskannya. “Kenapa baru nyebarin sekarang? Kok 4 bulan baru nyebar? “ katanya, balik bertanya.
Ketika disinggung ikhwal kecemburuannya pada Vina Panduwinata  dan Memes, Marissa Haque menjawab “Yang cemburu itu siapa? Saya marah pada mereka (Vina dan Memes). Yang saya lihat dalam foto mereka kuduga meng-attact suamiku dengan payudara 2/3 atau 3/4 telanjang yang mereka miliki. Malah Vina menempelkan payudaranya di dada suamiku. Itu tulisanku pada 19 Agustus 2010 di blogdetik.com, “ akuinya.
BELLA MINTA MAAF

Atas blog itu, baik pun Vina maupun Memes nampak enggan melayani . Ine Atilla, mengaku jika Vina cuek-cuek saja menanggapinya. Malah dia yang agak emosi ketika mengetahui hal itu.
“Tulisan yang di blog itu ‘kan pembelaan diri dan kita nggak mau menanggapi itu semua. Malahan, kita justru bingung Mbak Vina nggak punya musuh sama siapa pun selama 9 tahun saya bersama dia,” tutur Ine ketika dihubungi via telepon.
Namun  Kevin, pentolan band Vierra, yang tak lain putra sulung musisi kondang Addie MS dan Memes, menulis, emosi di twitter. “Kasian Marissa Haque. Ingin cari sensasi dngan menjelek2an nama keluarga saya dengan menulis yang tidak2 di blog dia. Smga cpt sembuh ya”.

Sedangkan Bella, putri Marissa-Ikang yang kini menjadi jurnalis di Global TV ikut merasa tak enak hati, dan tulus meminta maaf atas tulisan sang mama.“Kepada teman, Bella memohon maaf yg sebesar-besarnya ats beredarnya berita yg krg enak dr blog ibu sy… I really “Sorry..”.

Incoming search terms:

This entry was posted in Intermezzo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *