Jangan Tagih Hutang pada Orang yang Kamu Hutangi

 

Simple reminder, always positive thinking!!!

PERBEDAAN PERSEPSI
Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :

– Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
– Kedua : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.

Jawab anak yang bungsu :

“Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih”.
“Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :

ini berkat nasehat dari ayah. Nasehat pertama, jgn sekalipun menagih hutang kepada org yg menghutang, maka saya meminjamkan uang sesuai dgn kemampuan saya, jd walaupun tdk di byr pun sy tdk rugi apa2, angap saja beramal.

Lalu yg kedua brg2 dan saya jgn terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko membwa brg2 pada saat subuh2 sekali , saat matahari blm muncul, dan plg ke rumah saat matahari terbenam, gara2 ini toko saya terkenal sbg toko yg buka paling awal dan tu2p plg akhr shg byk pelangan yg dtg.”

“Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama”.

MORAL CERITA :
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita… pilihan ada di tangan anda.

‘Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara yang luar biasa’

Selain itu, kita tidak menagih piutang kita pun, kita pasti akan diganti kok sama Allah SWT. Trus juga kl yang berhutang tadi tidak membayarnya, sudah ada malaikat kok yang akan menagihnya di saatnya nanti,, Kalau memang dikembalikan sama yang berhutang ya Alhamdulillah, kl tidak ya sudah..

So?? berikanlah hutang pada yang membutuhkannya asal tidak terlalu mengganggu financial kamu dan jangan berharap menagih dan uang itu kembali..

menurut ane gan, dari cerita di atas bisa kita lihat, sebuah nasehat yg sama tetapi org melakukan nya berbeda. Inilah yg terjadi di kehidupan kita sehari hari. Lalu apa yg membedakan org bertindak terhadap nasehat? Jawabn nya cuma 1, yaitu pola pikir.
Di mana sang adik berpikir negatif dan sang kakak berpikir positif.

lalu pertanyaan berikutnya, bgmn agar kita bisa berpikir positif?
Menurut buku yg saya baca ternyata ada beberapa hal yg mempengaruhi pikiran kita, yaitu apa yg kita lihat, apa yg kita dgr dan lingkungan sekitar kita.

selamat berpikir positif he3
dan selamat membentuk kumpulan org2 positif.

This entry was posted in Catatan Perjalanan, Intermezzo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *